Berbisnis dengan konsep Low Cost High Impact
Bicara mengenai bisnis low cost high impact, mungkin saya orang yang bisa berbagi perihal pengalaman itu. Kenapa? Mata pencaharian saya selama ini dibangun dari bisnis bermodal yang sangat minim, dan syukurnya sejauh ini sudah dapat menghasilkan kinerja yang cukup matang (belum mau dibilang matang ;). Modal dengkul dan hasil penjualan kamera kesayangan Canon 350D dan lensa Tamron yang selama itu buat menambah penghasilan dengan pemotretan wedding akhirnya dapat membuat toko teknik dan perkakas online saya berjalan. Modal minim yang bisa dibilang tidak seberapa itu saya putuskan untuk menjadi bisnis online yang dulu saya sangat yakini akan menjadi bisnis yang bisa diperhitungkan dalam beberapa tahun kedepan.
Entah saya memulai disaat yang tepat atau tidak, tapi bagaimanapun juga ada jeda waktu cukup lama untuk pengenalan kepada target market dengan sedikit edukasi pasar. Walaupun syukurnya masa-masa ini tidak terlalu lama, sehingga modal minim yang membuat nafas bisnis tidak bisa panjang dapat cepat bergulir.
Jika dipikir saat ini, mungkin itulah seninya berbisnis. Low cost membuat kita berpikir keras untuk ‘how to’ memutar modal kurang itu untuk memanfaatkan dengan hal-hal yang penting saja. Banting stir dari kerja sebagai pekerja seni komersial (PSK) di bagian desain grafis untuk mempelajari programming web guna mengurangi extra cost perancangan web atau belajar banyak hal terkait toko teknik saya untuk mengurangi cost lain-lain yang tidak perlu. Hal yang tidak perlu terjadi jika modal cukup banyak, dengan hasil akhir harusnya juga high impact. Walaupun kenyataannya tidak sedikit yang mengalami high cost low impact atau lebih parahnya high cost no impact. Salah satu akibat dari strategi yang tidak tepat!
Pemikiran itulah yang mengundang pemikiran bahwa selama ini saya menjalani cukup banyak tantangan dan pemikiran untuk melepaskan diri dari belenggu low cost, salah satunya dengan media online tersebut. Tantangan inilah yang secara tidak langsung menguatkan pemikiran akan strategi komunikasi yang tepat adalah kunci untuk suksesi itu. Tidak mudah karena butuh pemikiran matang yang seringkali adalah nukleus dari bisnis itu sendiri, karenanya saya beranikan diri untuk memperlajari lebih matang mengenai strategi komunikasi online dengan indolaras.com.
Indolaras yang bukan sekedar perancangan situs web, melainkan menjembatani antara kebutuhan pengguna dengan konsep situs Anda. Seperti perancangan rumah tinggal* yang menjadi demikian personal karena mengakomodir pengguna rumah dengan berbagai kebutuhan baik individu, kelompok kecil (keluarga) dan kelompok yang lebih makro (masyarakat) dan itu yang tidak akan pernah sama antara person satu dengan lainnya. Indolaras mengkonsentrasikan pada kebutuhan yang bersifat personal bukan masal baik itu individu, instansi pemerintahan, pendidikan, perusahaan dan lainnya. Konsentrasi penuh pada media online, sebagai salah satu media yang memungkinkan berjalannya konsep low cost high impact tersebut.
* mengistilahkan dengan perancangan rumah, karena kerinduan dalam berarsitektur








Leave your response!